BANDUNG DAILY NEWS — Film drama remaja Nobody Loves Kay mendapat sambutan hangat saat menggelar special screening di Ciwalk XXI, Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026). Film yang terinspirasi dari perjalanan hidup pro player Mobile Legends asal Filipina, ONIC Kairi, itu berhasil menarik perhatian penonton lewat cerita tentang perjuangan, persahabatan, dan keberanian mengejar mimpi yang tidak biasa.
Pemutaran perdana tersebut dihadiri ratusan penonton, termasuk media dan kreator konten. Sepanjang film berlangsung, suasana studio beberapa kali dipenuhi emosi penonton yang larut dalam konflik yang dialami para karakter.
Film hasil kolaborasi ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, dan Qun Films bersama Visinema Pictures ini mengisahkan perjalanan Kay, seorang remaja yang bercita-cita menjadi atlet esports profesional. Dalam prosesnya, ia harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan ekonomi hingga tekanan sosial yang membuat pilihannya sering dipandang sebelah mata.
Meski berlatar dunia kompetitif esports, Nobody Loves Kay tidak hanya berfokus pada pertandingan dan permainan. Film ini lebih banyak menyoroti dinamika hubungan antarkarakter, konflik keluarga, hingga persahabatan yang diuji oleh ambisi dan mimpi masing-masing.
Antusiasme penonton terlihat usai pemutaran film. Sejumlah penonton mengaku datang dengan ekspektasi akan menyaksikan film bertema game, tetapi justru menemukan cerita yang lebih emosional dan dekat dengan realitas kehidupan anak muda.
Salah satu penonton, Fiqy, mengaku tersentuh dengan pesan yang disampaikan film tersebut.
“Awalnya saya mengira ini hanya film tentang game. Ternyata ceritanya jauh lebih dalam. Hubungan pertemanan yang retak karena ambisi dan perjuangan hidup tokohnya terasa sangat menyentuh,” ujarnya usai pemutaran film.
Acara screening di Bandung turut dihadiri sejumlah pemeran dan pendukung film, di antaranya Aurora Ribero yang memerankan Amanda, Brand Ambassador ONIC Melati Sesilia, serta Ayastrophiile yang juga terlibat dalam film tersebut.

Aurora Ribero menilai salah satu pesan utama yang ingin disampaikan melalui film ini adalah pentingnya dukungan dari orang-orang terdekat ketika seseorang sedang berjuang mewujudkan impiannya.
“Kalau kita punya support system yang selalu ada buat kita, itu akan sangat membantu untuk terus berjuang atas apa yang kita mau,” kata Aurora Ribero dalam sesi wawancara promosi film.
Menurutnya, kehadiran orang-orang yang memberikan dukungan dapat menjadi faktor penting bagi seseorang untuk kembali bangkit saat menghadapi kegagalan atau kehilangan semangat.
Disutradarai Bernardus Raka, Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel, Aurora Ribero, Rey Bong, dan Joshia Frederico. Film ini menghadirkan kisah coming-of-age yang mengangkat fenomena berkembangnya industri esports sekaligus tantangan yang dihadapi generasi muda dalam menentukan jalan hidup mereka.
Setelah menggelar rangkaian promosi di sejumlah kota, Nobody Loves Kay dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 4 Juni 2026.
Film tersebut diharapkan dapat menjadi tontonan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan perspektif mengenai pentingnya keberanian untuk memperjuangkan mimpi di tengah berbagai keterbatasan.***







