Harian Bandung Ter-Update

Advertisements

BANDUNG DAILY NEWS — Film horor terbaru Badut Gendong mulai menunjukkan daya tariknya lewat special screening yang digelar di CGV Paris Van Java, Sabtu (9/5/2026). Penayangan ini menjadi momen perdana bagi penonton Bandung untuk menyaksikan langsung karya terbaru dari sutradara Charles Gozali tersebut.

Tak hanya sekadar pemutaran film, acara ini juga dihadiri langsung oleh Charles bersama pemeran utama Marthino Lio. Kehadiran keduanya memberi kesempatan bagi penonton untuk memahami lebih dalam proses kreatif di balik film yang menggabungkan unsur horor dengan drama emosional tersebut.

Advertisements

Dalam sesi setelah pemutaran, Charles mengungkapkan bahwa Badut Gendong sengaja dirancang berbeda dari kebanyakan film horor yang menitikberatkan pada efek kejut visual.

Advertisements

“Yang lebih menarik sebetulnya sejauh mana kita membuat adegan dalam film Badut Gendong, karena belakangan film horor itu kalau enggak gore, enggak seram, kayaknya kurang buat sebagian penonton. Tadi juga ada yang izin pulang duluan karena gak kuat lihat adegannya,” ujarnya.

Advertisements

Menurut dia, kekuatan utama film ini justru terletak pada konflik batin yang dialami para tokohnya. Ia menilai, adegan yang paling membekas tidak selalu yang paling eksplisit secara visual.

Advertisements

“Sebetulnya yang paling sadis itu bukan adegan yang mukanya disobek. Tapi justru yang waktu lagi ada bayi, di mana Darso membunuh Yu Tini, yang tidak bersalah,” kata Charles.

Pendekatan tersebut membuat film ini tidak hanya menghadirkan rasa takut, tetapi juga beban emosional yang kuat bagi penonton. Kisah tragis yang diangkat dalam film ini memperlihatkan bagaimana dendam dapat berkembang menjadi sesuatu yang destruktif jika tidak diselesaikan.

Advertisements

Sementara itu, Marthino Lio mengungkapkan bahwa proses pendalaman karakter dalam film ini dilakukan secara intens sebelum syuting dimulai.

“Secara keseluruhan memakan waktu selama sebulan untuk workshop. Itu reading, latihan nari, latihan jula-juli, latihan fighting, latihan fighting sambil merem,” kata Marthino.

Advertisements

Ia juga menekankan pentingnya kekompakan tim selama proses produksi berlangsung. Menurutnya, berbagai tantangan di lokasi syuting dapat dihadapi dengan lebih mudah berkat kerja sama yang solid.

“Kalau kesulitan di setiap produksi pasti ada kesulitan, tetapi enaknya syuting sama Magma ini kesulitan itu terasa mudah. Karena saling melengkapi. Teamwork-nya oke banget,” ujarnya.

Advertisements

Antusiasme penonton Bandung terlihat sejak awal pemutaran. Sejumlah penonton bahkan mengaku tidak kuat menyaksikan beberapa adegan karena intensitas emosi dan ketegangan yang dihadirkan film ini.

Sebagai bagian dari rangkaian promosi, atmosfer film juga dihadirkan langsung di ruang publik. Kawasan Jalan Braga sempat diramaikan oleh kemunculan sosok Badut Gendong bersama puluhan figur lainnya, menciptakan pengalaman horor yang terasa nyata di tengah kota.

Advertisements

Badut Gendong dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026, bertepatan dengan momentum libur Lebaran Iduladha. Film ini diharapkan menjadi salah satu pilihan tontonan horor dengan pendekatan yang lebih emosional dan berbeda dari kebanyakan film sejenis.***

Advertisements

Share:

Apa pendapat kamu?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Kolom yang harus diisi ditandai dengan (*)

Segala Tentang Bandung Ada di Sini

Subscribe biar gak ketinggalan info Babandungan!