Harian Bandung Ter-Update

Advertisements

BANDUNG DAILY NEWS — Film drama keluarga Beautiful Pain tidak hanya mengangkat perjuangan seorang ibu untuk keluar dari hubungan yang tidak sehat, tetapi juga menggambarkan dampak perceraian terhadap kehidupan anak-anak.

Hal tersebut tergambar melalui karakter Naia, anak sulung Niken yang diperankan Anantya Kirana. Naia harus beradaptasi dengan perubahan kondisi keluarga setelah kedua orang tuanya berpisah, termasuk menghadapi perubahan kehidupan yang sebelumnya terasa nyaman.

Advertisements

Dalam acara special screening film Beautiful Pain di CGV 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Minggu (18/10/2026), Anantya mengaku menghadapi tantangan emosional ketika mendalami karakter Naia.

“Lumayan sulit waktu aku baca skripnya, karena memang lumayan berat ya Naia ini. Dia korban dari perceraian orang tuanya, terus juga dia struggle sama posisi dia yang tadinya enak terus jadi enggak enak,” ujar Anantya.

Advertisements
Advertisements
id="attachment_5189" aria-describedby="caption-attachment-5189" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone">
Special Screening Film Beautiful Pain di Bandung

Untuk mendalami karakter tersebut, Anantya menjalani proses pembacaan naskah atau reading beberapa kali dan mengikuti workshop bersama para pemain. Diskusi dengan sutradara Demas serta para pemeran lainnya juga membantunya memahami konflik dan emosi yang dialami Naia.

“Scene-scene Naia lumayan berat buat aku sendiri. Jadi, pas reading dan workshop memang agak pressure. Cuma karena dukungan semuanya, alhamdulillah aku lumayan bisa melewatinya,” katanya.

Advertisements
Anantya Kirana, pemeran Naya dalam film Beautiful Pain

Film Beautiful Pain berpusat pada perjalanan Niken, seorang ibu yang memutuskan meninggalkan hubungan tidak sehat demi membangun kehidupan baru bersama anak-anaknya. Keputusan tersebut menjadi awal dari perjuangan menghadapi berbagai perubahan dan ketidakpastian.

Anantya mengatakan, pandangannya terhadap cerita film ini berubah seiring berjalannya waktu. Proses syuting yang berlangsung sekitar tiga tahun lalu membuatnya melihat kisah tersebut dari sudut pandang yang berbeda ketika kembali membicarakannya sekarang.

Advertisements

“Kalau dulu aku melihatnya kayak, ya sudah, ini cerita soal kedua orang tua yang berpisah. Cuma kalau sekarang aku melihatnya tentang bagaimana seorang perempuan bisa struggle dan sekeren itu buat speak up tentang apa yang dia rasain,” tuturnya.

Menurut dia, film ini membawa pesan mengenai pentingnya keberanian perempuan untuk menyuarakan perasaan dan menghadapi persoalan dalam hubungan. Ia berharap kisah yang disajikan dapat menguatkan perempuan yang sedang mengalami situasi serupa agar berani mencari jalan keluar.

Advertisements

“Semoga karena adanya film ini, perempuan-perempuan di luar sana yang lagi struggle sama relationship-nya, sama masalah hidupnya, bisa speak up dan akhirnya keluar dari masalahnya,” kata Anantya.

Advertisements

Selain menyoroti perjuangan perempuan, film ini juga mengajak penonton memahami bahwa perceraian orang tua dapat membawa perubahan besar bagi kehidupan anak. Melalui karakter Naia, penonton diperlihatkan bahwa anak juga membutuhkan waktu untuk memahami dan menerima kondisi keluarga yang berubah.

Anantya menyampaikan pesan kepada anak-anak yang mengalami situasi serupa agar tetap semangat dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk berdamai dengan keadaan.

Advertisements

“Ya, pasti terus semangat, karena pasti berat melihat kondisi orang tua yang berpisah. Tapi bagaimana pun juga, kita harus pelan-pelan berdamai dan menerima semuanya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan anak-anak agar tetap menyayangi kedua orang tua mereka, meskipun hubungan keduanya telah berakhir.

Advertisements

“Semoga yang kalian lalui sekarang cepat selesai dan tetap sayang sama kedua orang tua kalian,” tambahnya.

Diproduseri Hanung Bramantyo, Beautiful Pain dibintangi Raihaanun, Baim Wong, Tarra Budiman, Jajang C. Noer, Siti Fauziah, Dimas Aditya, Anantya Kirana, Evano Zyan, dan Nikita Mirzani.

Advertisements

Film produksi Dapur Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 22 Oktober 2026.***

Advertisements

Share:

Apa pendapat kamu?

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.
Kolom yang harus diisi ditandai dengan (*)

Segala Tentang Bandung Ada di Sini

Subscribe biar gak ketinggalan info Babandungan!